Pulih Bersama, Bangkit Berdaya: Kementerian Ekonomi Kreatif Menguatkan Semangat dan Kreativitas Masyarakat Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN —Dalam rangka mendukung upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana melalui penguatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif di wilayah Sumatera Barat, Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia menghadirkan rangkaian kegiatan pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Padang Pariaman pada 19–20 Agustus 2026.

Tidak hanya satu kegiatan, Kementerian Ekonomi Kreatif melalui tiga direktorat menghadirkan program yang menyasar berbagai bidang ekonomi kreatif, mulai dari periklanan, fotografi hingga industri game. Kehadiran rangkaian kegiatan ini menjadi angin segar bagi masyarakat Padang Pariaman, khususnya generasi muda dan para pelaku ekonomi kreatif, untuk kembali belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi di tengah proses pemulihan pascabencana.

Rangkaian kegiatan tersebut terdiri dari AdCamp: Skill Up Lab yang dilaksanakan oleh Direktorat Periklanan pada 19–20 Agustus 2026 di Aula Inspektorat Padang Pariaman. Kegiatan ini memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kreativitas, branding, pembuatan video iklan, pemasaran digital, serta pemanfaatan teknologi dan kecerdasan artifisial (AI).

Selanjutnya, Direktorat Penerbitan dan Fotografi melaksanakan kegiatan pada 20 Agustus 2026 di Hall IKK, yang menjadi ruang bagi masyarakat dan generasi muda untuk meningkatkan wawasan serta keterampilan di bidang fotografi dan pengembangan karya visual.

Pada hari yang sama, Direktorat Game juga melaksanakan kegiatan di Aula Bapelitbangda Padang Pariaman, yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal lebih jauh potensi dan peluang industri game sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif yang berkembang di era digital.

Rangkaian kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, S.E., M.M. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Padang Pariaman.

Menurutnya, kehadiran Kementerian Ekonomi Kreatif di Padang Pariaman menjadi sangat berarti, terutama dalam mendukung proses pemulihan pascabencana yang sebelumnya memberikan dampak besar terhadap masyarakat dan berbagai infrastruktur daerah.

Bencana yang terjadi telah menyebabkan kerusakan pada sejumlah jembatan, rumah masyarakat, sawah, sekolah, serta berbagai infrastruktur lainnya. Namun, menurut Wakil Bupati, pemulihan pascabencana tidak hanya berbicara mengenai pembangunan kembali infrastruktur secara fisik, tetapi juga bagaimana membangun kembali semangat dan kondisi psikologis masyarakat.

“Kita tidak hanya perlu membangun kembali jembatan, rumah, sekolah dan infrastruktur yang rusak. Kita juga perlu membangun kembali semangat dan harapan masyarakat. Anak-anak, pemuda dan pelaku ekonomi kreatif juga membutuhkan ruang untuk kembali belajar, berkarya dan membangun optimisme,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan yang diberikan Kementerian Ekonomi Kreatif melalui bidang periklanan, fotografi dan game merupakan kegiatan yang sangat positif bagi masyarakat Padang Pariaman.

Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga menciptakan ruang interaksi, kreativitas dan aktivitas positif bagi anak-anak muda serta pelaku ekonomi kreatif. Hal ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial dan mental.

Wakil Bupati berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Kementerian Ekonomi Kreatif dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak program dan kegiatan yang dapat dihadirkan di Padang Pariaman.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Ekonomi Kreatif atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Kami berharap ke depan semakin banyak kegiatan yang dapat dilaksanakan di Padang Pariaman, sehingga masyarakat kita, khususnya generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif, semakin mendapatkan ruang untuk belajar, berkembang dan berkarya.”

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, S.Pi., M.Si., juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Ekonomi Kreatif atas terselenggaranya rangkaian kegiatan tersebut.

Menurut Anton, kehadiran tiga direktorat sekaligus di Padang Pariaman menunjukkan perhatian yang besar terhadap potensi ekonomi kreatif di daerah. Hal ini sekaligus menjadi kesempatan bagi para pelaku ekraf dan generasi muda Padang Pariaman untuk mendapatkan pengalaman serta pengetahuan langsung dari kementerian.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Ekonomi Kreatif yang telah hadir di Padang Pariaman. Kegiatan seperti ini sangat kami butuhkan, terutama untuk meningkatkan kapasitas dan membuka wawasan para pelaku ekonomi kreatif dan generasi muda kita,” ujar Anton.

Anton berharap kerja sama dan kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut dengan menghadirkan lebih banyak kegiatan Kementerian Ekonomi Kreatif di Kabupaten Padang Pariaman pada masa mendatang.

“Kami berharap kegiatan ini bukan yang terakhir. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak program Kementerian Ekonomi Kreatif yang bisa dilaksanakan di Padang Pariaman, karena tentu akan memberikan dampak yang besar bagi perkembangan ekonomi kreatif dan peningkatan kapasitas masyarakat kita,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman siap mendukung berbagai program pemerintah pusat dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, komunitas, generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem kreatif yang semakin kuat dan berkelanjutan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan proses pemulihan Padang Pariaman dapat berjalan secara menyeluruh. Bukan hanya membangun kembali jembatan, rumah, sekolah dan infrastruktur yang rusak, tetapi juga membangun kembali semangat, kreativitas, optimisme dan harapan masyarakat.

Kehadiran Kementerian Ekonomi Kreatif menjadi bagian dari semangat “Pulih Bersama, Bangkit Berdaya”, bahwa di tengah proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, masyarakat Padang Pariaman tetap memiliki ruang untuk tumbuh, berkarya dan menciptakan peluang baru.

Bencana boleh merusak infrastruktur, tetapi tidak boleh mematahkan kreativitas dan semangat untuk bangkit.

Dengan kolaborasi dan dukungan semua pihak, Padang Pariaman optimistis dapat pulih, bangkit, dan semakin berdaya melalui kekuatan ekonomi kreatif.